Pada suatu sore, Beno kena damprat habis-habisan oleh ibunya. Karena ibunya menemukan secarik kertas ulangan Beno.Pada kertas ulangan tersebut Beno mendapat nilai 10, dari 10 soal yang diujikan. Beno hanya bisa menjawab dengan benar cuma satu soal ulangan saja.
Alhasil berjuta-juta kata mutiara mengalir deras dari mulut ibunya. Beno kamu ini anak yang bengal sekali, padahal semalam ibu sudah cape mengajari kamu. Ibu berharap kamu bisa dapat nilai 100 atau minimal 80 saja. Karena soal ulangan tersebut sudah pernah kita pecahkan bersama-sama, tetapi kenapa kamu tidak juga bisa menyelesaikannya dengan benar, ibu terlalu lelah dengan kamu ben..., ujar ibunya.
Beno dengan tampang yang santai dan wajah tanpa dosa menjawab dengan enteng. Ibu kenapa harus gundah-gulana, seharusnya ibu lebih banyak bersabar dan pasrah, bukannya harus mensikapinya dengan marah-marah. Bukankah ibu sendiri yang mengatakan, dalam hidup ini kita mesti banyak melihat ke bawah, disekitar kita masih banyak orang-orang yang kekurangan dari pada kita. Kita harus banyak bersyukur.
Lihat saja ibunya Si Udin, walaupun Udin cuma dapat nilai nol..tetapi ibunya benar-benar orang yang sabar. Udin tidak dimarahi sama sekali sama ibunya. Yang penting udin tiap hari selalu berangkat pergi sekolah, pintar itu pilihan, bodoh itu sudah pasti kata ibunya si Udin.
Alhasil berjuta-juta kata mutiara mengalir deras dari mulut ibunya. Beno kamu ini anak yang bengal sekali, padahal semalam ibu sudah cape mengajari kamu. Ibu berharap kamu bisa dapat nilai 100 atau minimal 80 saja. Karena soal ulangan tersebut sudah pernah kita pecahkan bersama-sama, tetapi kenapa kamu tidak juga bisa menyelesaikannya dengan benar, ibu terlalu lelah dengan kamu ben..., ujar ibunya.
Beno dengan tampang yang santai dan wajah tanpa dosa menjawab dengan enteng. Ibu kenapa harus gundah-gulana, seharusnya ibu lebih banyak bersabar dan pasrah, bukannya harus mensikapinya dengan marah-marah. Bukankah ibu sendiri yang mengatakan, dalam hidup ini kita mesti banyak melihat ke bawah, disekitar kita masih banyak orang-orang yang kekurangan dari pada kita. Kita harus banyak bersyukur.
Lihat saja ibunya Si Udin, walaupun Udin cuma dapat nilai nol..tetapi ibunya benar-benar orang yang sabar. Udin tidak dimarahi sama sekali sama ibunya. Yang penting udin tiap hari selalu berangkat pergi sekolah, pintar itu pilihan, bodoh itu sudah pasti kata ibunya si Udin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar